Menakutkan! Ini 6 Mitos Misteri Kampus Unair Surabaya Yang Terlihat Hantu Pocong Hingga Rintihan Perempuan

Kampus pada Indonesia memang populer dengan bangunan-bangunan tua. Sebagaimana syarat bangunan tua, cerita yang mengiringinya pun terlampau banyak. Tak jarang kisah misteri senantiasa menemani. Salah satunya kampus UNAIR di Surabaya pun tidak ketinggalan cerita rahasia.

Banyak mitos yang berkembang bahwa UNAIR pun poly dihuni makhluk halus. Ada berbagai kisah horor di dalamnya yang mengerikan berkembang bahwa UNAIR pun poly dihuni makhluk halus.

Berikut inilah banyak sekali kisah horor mengenai kampus UNAIR.

1. Gedung Parasitologi pada FK UNAIR syahdan tak jarang terdengar bunyi suara langkah menyeret.

Kabarnya gedung parasitologi pada FK UNAIR adalah keliru satu spot paling angker di kampus UNAIR. Salah satu cerita yang cukup acapkali terdengar merupakan adanya suara langkah berjalan sembari menyeret yg terdengar makin lamamakin mendekat. Konon sih itu hantu arwah pekerja bangunan yg mengalami kecelakaan sehingga kedua kakinya patah.

Baca Juga : Merinding! Ini 5 Sekolah Paling Angker Versi Youtuber Cantik Nessie Judge

Baca Juga : Bikin Bulu Kuduk Merinding! Ini tiga Sekolah yang Diyakni Paling Angker di Indonesia

Baca Juga : Merinding! Kisah Menyeramkan Sumur Mayat Hingga Sosok Genderuwo & Gedung Dikelilingi Siluman Naga di Fakultas Kedokteran Unair

dua. Mahasiswa UB yang sedang berkompetisi pada UNAIR pernah menghilang sehari semalam diajak jalan-jalan makhluk halus.

Kisah rombongan mahasiswa Brawijaya yg sedang berkompetisi di kampus UNAIR. Mereka diinapkan pada salahsatu penginapan yg usang nir digunakan di kampus C UNAIR. Salah satu teman mereka tiba-datang menghilang tanpa sebab pada suatu malam. Setelah dicari-cari ke manapun nir ketemu, mereka menunggunya sampai pagi.

Tiba-tiba, pagi harinya dia kembali misalnya tiadk pernah terjadi apa-apa. Sepulangnya dari Surabaya, dia bercerita bahwa ia dibawa sang perempuanmanis berbaju putih. Dia diajak jalan-jalan dan dilayani dengan baik. Sontak mereka bergidik ngeri lantaran temannya sudah dibawa pulang makhluk halus.

tiga. Di kampus FISIP, ada satu kelas yang wajibdipulangkan karena ‘diteror’ makhluk halus.

Pada suatu perkuliahan, ada kejadian ganjilyang dialami sang semua mahasiswa termasuk dosen yg mengajar. Waktu itu terdapat kuliah bagi mahasiswa jurusan Antropologi pada lantai 3. Kejadian pertama, pintu yang tertutup tiba-tiba terbuka dua kali. Kelambu di kelas pun misalnya tertiup angin padahal kelas dalam kondisi tertutup.

Puncaknya, ada tiga bangku di barisan paling belakang yg tiba-tiba geser ke depan. Seperti terdapat yang dorong ke depan. Sontak mahasiswa langsung ketakutan seluruh. Kelasnya pun akhirnya dibubarin saat itu pula.

4. Masih pada Fakultas Kedokteran, terdapat penampakan pocong pada ruang paduan bunyi.

Ruangan paduan suara adalah ruangan yang cukup angker, apalagi ketika malam hari. Konon, ruangan paduan suara dihuni oleh hantu pocong. Beberapa mahasiswa bahkan pernah melihat sesosok bayangan putih misalnya pocong bergentayangan pada ruangaN paduan suara. Jangan-jangan jikalau malam ‘mereka’ pada nyanyi.

lima. Mitos tangisan wanita pada parkiran.

apabila kamu sedang di parkiran dan mendengar bunyi tangisan wanita, jangan sekali waktu kamu menoleh ke arah sumber bunyi. Katanya, apabila engkaunekad menoleh ke arah suara, akan tampak sesosok perempuandengan pisau menancap pada perutnya. Mengerikan sekali. Katanya sih perempuanini dulu pekerja di UNAIR & mati bunuh diri.

Baca Juga : Merinding! Kisah Seram Danau UI yg Konon Menjadi Tempat Buang Mayat

Baca Juga : Inilah Daftar 5 Rumah Sakit di Indonesia yang Terkenal Horor dengan Sejumlah Kejadian Misterius

Baca Juga : Inilah lima Tempat pada Surabaya yang Terkenal Angker, Berani Berkunjung?

6. Tempat paling horor di UNAIR adalah, kampusnya mantan engkau .

Fakultas paling horor ya kampusnya mantan. Kalau lewat sana serem-serem gimana gitu. Sebisa mungkin mlipir lewat jalan lain biarnggak lewat fakultasnya mantan. Bayangannya begitu menghantui.

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar